Skip to main content

Posts

Minangkabau dalam sajakku

C Minangkabau   #1 Ranah Gunung..Ngarai..Sungai..Lembah..dan Danau. Panorama Merapi..Singgalang..Sianok..singkarak..Maninjau. Dan terpukau ku saat ini,, Lembah Harau.. (adin/ Payakumbuh 2011 ) Minangkabau #2 Menjelmaku dalam Legenda tambo Yang kudaki ke Merapi, Mencari tapak-tapak jejak yang kian menanjak. Memburu lakon,    Bertanya pada Cati bilang pandai , Dibimbing Kucing Siam dan Kambing Hutan Diarahkan Anjing   Mualim, Dalam laga bersama   Harimau Campa.. Di puncak   di dalam klimaksnya,    Kisah hanyalah masa silam Yang tenggelam dalam larut malam Mengikuti sayup-sayup saluang   Pergi bersama mitologi Yunani.  (adin/ Surau Laut Panampung ) MINANGKABAU #3 Memakna sejarah.. Di ranah merah luhak nan tangah Ke arah mudik dipunggung bukik Bukit Barisan… Harimau nan Salapan… “menyikat k arat..memahat semangat..” Tuanku, tuanku, tuanku… Titahkan titihka...

Selamat Datang Sandal Japit

Swalow Ceplek Judul ini terbersit waktu aku lihat ada sandal capit jelek nan lepek  yang dibubuhi tulisan “Biar Jelek Milik Pribadi” di depan pintu kantor  tempat kerjaku diantara barisan sandal dan sepatu lainnya  yang  disambut keset  muka pintu bertuliskan “welcome ”. Sehingga pemandangan itu menurutku terasa unik dan menggelitik. Kalimat biar jelek milik sendiri atau milik pribadi bagi sebagian kita bukan hal yang baru dijumpai, karna  aku pribadi sebelumnya pernah juga membaca dan menemukan dibeberapa tempat dalam bentuk stiker yang ditempel di Helm, di Space board motor, di cermin, hingga di pintu kamar bahkan rumah sekalipun. Seolah memberi kesan dan pesan benda atau barang yang bermerk “ itu “adalah benda teraniaya bahan  cercaan yang berubah garang dengan kalimat pengakuan akan kenyataan” Elek yo ben, Biar Jelek yang penting milik Sendiri. ”  Pengakuan akan kenyataan atau sikap blak-blakan terkadang memang diperlukan untuk d...

Misteri Sikupung dan Aden-aden

Setiap daerah mesti memiliki mythos yang khas yang berbeda dengan daerah lainnya, walau sebenarnya memiliki latar belakang yang sama atau temanya  selalu  ada keterkaitan dengan hal-hal yang mistis, berupa mahluk halus, mahluk jadi-jadian  dan serupanya . Hal ini sama-sama kita maklumi mungkin inilah sebagai hasil budaya dari orangtua kita di zamannya, bisa saja ini adalah propaganda saat itu atau ada maksud dan tujuannya dan memiliki muatan kepentingan sehingga merasa perlu diciptakan untuk ada,  entahlah. Sikupung dan Aden-aden adalah mahluk misteri bagian dari cerita masa kecil kami dahulu waktu masih di kampung , keduannya adalah mahluk halus nan masih misteri bagi saya sampai sekarang yang  kata warga kampungku dulu  mahluk tersebut biasa menempati serta berkeliaran di sepanjang sungai   Cibangka.sungai yang ada di di Kampung kami. Sikupung menurut yang katanya pernah melihatnya  adalah mahluk yang   berbentuk bulat seukuran...

Asyiknya Berwisata Bahari ke Pantai Carocok

Di Bukit Langkisau berlatarkan panorama lautan barat Sumatra Akhirnya waktu yang ditunggu-tunggu datang juga kami semua menyambut gembira karena rencana wisata pada saatnya terlaksana juga,Kami satu team teman  kerja sebanyak 20 orang  pergi rihlah (berekreasi) ke objek wisata Pantai Carocok di Pesisir Selatan  masih di kawasan  Sumatra Barat. Jarak tempuh dari Bukittinggi kurang lebih menempuh waktu 5 jam perjalanan, melewati kota Padang dan melalui jalan Profinsi jalur ke Bengkulu yang  menepi di sisi-sisi pesisir Sumatra Barat menuju Kota Painan. Perjalanan  cukup melelahkan kamipun tiba sudah menjelang sore, tanpa membuang kesempatan kami langsung  singgah ke Pantai Carocok sekedar menikmati panorama pantai disore hari, akhirnya tak terasa rasa  penatpun  terobati dengan berjalan-jalan dipingir pantai dan di atas dermaga sambil berfoto-foto ria,  Magribpun menjelang  tiba, kami sepakat memutuskan untuk segera pergi ...

Ahmad Fatih Wilanagara

Ahmad Fatih Wilanagara Bunda Minang Ayah Sunda Putraku yang pertama Ahmad Fatih Wilanagara Lahir dikala berjuta mata tertuju ke Afrika terkena demam piala dunia, menunggu final Spanyol Belanda Acungan kakimu, kepalan tanganmu.. "inilah Aku sang juara." Ahmad Fatih Wilanagara Badan sehat menawan, wajah elok rupawan Beban ujian ke depan hadapi zaman yang memang sedang edan.. Ahmad Fatih Wilanagara Adzan di kanan, Iqomat di kiri tegaslah keyakinan, keraslah keinginan.. Azam kan kemenangan.. Ahmad fatih Wilanagara Namamu adalah do'a, do'amu adalah cita-cita.. menjadi penakluk para bangsa terkutuk..pembebas kaum tertindas.. dalamnya perasaan dengan lisan dan tangan ..pekikan.."Allahu Akbar" Ahmad Fatih Wilanagara Bunda Minang, Ayah Sunda Anak Indonesia.. Karya Abah Adin

Pahlawan Bangsaku

Getih Suci nyiram bumi.. Tulang setra mulang lemah ..babakti nyungkem pertiwi..cikal Bugang putra bangsa.. Sebait lagu lama ini dahulu kerap saya  dengar ketika saya masih kecil belum masuk SD masa di awal-awal tahun 80han, Ibuku Almarhum suka menembangkannya saat menjelang tidur, dan menceritakan dan mengkisahkan maksud lirik lagu yang menceritakan seorang Pemuda bernama Mohammad Toha, Pejuang dari Bandung Selatan yang rela gugur menjadi pahlawan kusuma bangsa dengan meledakan dirinya di Gudang  persenjataan Belanda. Hari Pahlawan  tahun ini,entah kenapa membuka kenangan  saya akan masa kecilku yang indah bersama Ibuku, pada salah satu  Dendang dan dongeng sebelum bobonya, tentang  sosok patriot dayeuh kolot Moh. Toha. Pahlawan Bandung  Selatan ini, memang sosok legenda masyarakat Jawa Barat khususnya Bandung , walau sejarahnya tidak dipopulerkan dalam buku-buku sejarah Nasional. Namun justru bagi saya pribadi dan umumnya masyarakat Sunda tatar...

MENDAKI 'MARAPI' MENAPAK TILAS LEGENDA MINANGKABAU

Merupakan kesempatan dan pengalaman berharga tentunya karena bisa kembali mendaki gunung yang merupakan salah satu hobby di masa muda sebelum berumahtangga tidak seperti kondisi saya sekarang ini. Hampir berselang belasan tahun lamanya baru bisa merasakan kembali  petualangan mendaki , menapaki dan menatap keindahan pesona alam nan indah di atas puncak gunung. Alhamdulillah walau berangkat berdua bersama saudaraku Pambayan  suami dari adik iparku  di Rabu malam (23/01/2013)  dengan berbekal pengalaman  masa hobby dulu dan kerinduan naik gunung kembali akhirnya sukses juga dengan memakan waktu  pendakian sekitar 8 jam dari pos awal atau pos registrasi pendakian. Gunung yang didaki adalah gunung Marapi (Merapi) di Sumatra Barat yang berada di wilayah sebagian Kabupaten Agam dan sebagian Kabupaten Tanah datar, atau gunung yang menaungi Kota Bukitinggi dan Kota Padang Panjang , gunung ini memiliki ketinggian kurang lebih 2900 DPL, dan merupakan gunung be...