Skip to main content

ANTARA JAWARA dan NGUMBARA URANG SUNDA

Ngumbara atau ngalalana istilah Sunda sama artinya dengan merantau, yang biasanya sering di dengar dalam dongeng-dongeng dunia persilatan para Jawara Tatar Sunda. 

Sejarahnya Tatar sunda memang tidak lepas dari dunia persilatan maka Sunda atau Wilayah Jawa Barat saat ini diakui merupakan wilayah yang kaya akan khazanah aliran silat seperti yang sudah jadi legenda kita kenal diantaranya adanya jurus Cikalong,Cimande,Pamacan,Syahbandar dan lainnya.

Para jawara biasanya menjadi seorang pengelana ketika dia harus berguru dengan pergi mesantren, atau belajar di padepokan dan setelah matang ilmunya akan memilih berguru lagi atau turun gunung menemui kehidupan bermasyarakat.

Penempaan diri dengan ilmu beladiri menjadikan seorang jawara akan memiliki keberanian dan kepenasaran untuk mengetahui kawasan lain sehingga pengembaraan akan menjadi cita-citanya untuk menambah pengalaman baru dan melatih kekuatan mental nantinya,

Orang dulu biasanya tidak berani pergi ataupun melepas anaknya yang belum punya bekal pegangan (ilmu kanuragan/kesaktian) sehingga ada juga kadang yang menggunakan cara instan dengan membawa bekal berupa jimat serupa benda  yang dianggap sakti pemberian dari yang dianggap pinter alias dukun, tentu cara seperti bukan cara yang benar.

SITUS ZAKAT ONLINE KLIK!!

Urang Sunda sampai sekerang masih terkesankan bukanlah tipikal pengembara walaupun kenyataannya sebenarnya tidak demikian, urang sunda terkenal dengan kreditannya ala tasikmalaya yang sudah kenal kepenjuru Nusantara, orang sunda terkenal dengan tukang kerupuknya, tukang roti, dan pekerja bangunan dan bahkan TKI asal sunda termasuk yang paling dominan di Korea, Jepang dan timur tengah.

Soal jawara kadang orang Sunda seperti tidak tampak karena  tidak sangar karakter handap asorna dan someah sesuatu penampilan yang menutupi Kependekarannya itulah urang Sunda, Jadi pesan tulisan ini khususna untuk Urang Sunda terutama renungan buat penulis sendiri yang urang sunda, bahwa antara Jawara dan Ngumbara urang Sunda itu adalah Banda (modal) kontribusi untuk bangsa. Sok geura tandang makalangan ngarah jadi legok tapak genteng kadek.





Comments